Sri sultan HB X

Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diperluas ke Perguruan Tinggi, Ini Pesan Sri Sultan
Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan Pendidikan Khas Kejogjaan tidak bertentangan dengan kemajuan. PKJ diharapkan menghubungkan ilmu, budaya, dan kebutuhan masyarakat di perguruan tinggi.
BACA SELENGKAPNYA
HB IX dan Filosofi Janma Limpad Seprapat Tamat, Sri Sultan: Bukan Karena Tahu Segalanya
Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai keteladanan HB IX masih relevan bagi generasi muda. Pesan itu disampaikan saat peluncuran buku Tahta, Darma, dan Karsa.
BACA SELENGKAPNYAINACRAFT Festival 2026 Resmi Digelar di Yogyakarta, Libatkan Ratusan Perajin dan 10 Negara
INACRAFT Festival 2026 untuk pertama kalinya digelar di Yogyakarta. Mengusung tema Hamemayu Hayuning Bawana, festival ini menjadi ajang promosi industri kerajinan nasional sekaligus membuka peluang pasar global bagi UMKM Indonesia.
BACA SELENGKAPNYA
Tanpa Iring-iringan Gunungan, Garebeg Besar Keraton Disederhanakan dan Tetap Jaga Nilai Sakral Tradisi
Keraton Yogyakarta akan menggelar Hajad Dalem Garebeg Besar 1447 H pada 27 Mei 2026 dengan prosesi yang disederhanakan sesuai dhawuh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Meski tanpa gunungan keluar keraton, nilai sakral dan esensi sedekah raja tetap dijaga.
BACA SELENGKAPNYA
Sekolah di DIY Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Program Pendidikan Khas Kejogjaan
Pemda DIY meluncurkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) untuk membentuk generasi berkarakter berbasis budaya. Sri Sultan menegaskan pendidikan harus melahirkan manusia utuh, bukan hanya cerdas akademik.
BACA SELENGKAPNYA
Kekerasan Anak Dikecam, Sri Sultan HB X Murka: “Ibu-ibu Kok Bisa Begitu?”
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengecam keras kasus kekerasan anak di daycare ilegal Little Aresha. Ia memerintahkan penutupan seluruh daycare tak berizin serta penguatan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
BACA SELENGKAPNYA
Sri Sultan HB X: Tak Ada Tempat untuk Kekerasan Anak di Jogja
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyesalkan kasus kekerasan anak di daycare Little Aresha dan menegaskan tidak ada ruang bagi kekerasan di Jogja. Pemda DIY perkuat pengawasan dan pendampingan korban.
BACA SELENGKAPNYAPemda DIY Serahkan 2.000 Sertipikat Sultan Ground dan Pakualaman Ground, Perkuat Kepastian Hukum Tanah Keistimewaan

100 Difabel Serentak Belajar Membatik di Yogyakarta, Paku Alam Dorong DIY Jadi Sentra Batik Difabel Indonesia

Ini Laptop AI dengan NPU Hingga 80 TOPS, Bisa Jalankan Chatbot Tanpa Internet

Serunya IDME 2026 di Sleman, Warga Bisa Lihat Alutsista hingga Naik Kendaraan Tempur

