Serunya IDME 2026 di Sleman, Warga Bisa Lihat Alutsista hingga Naik Kendaraan Tempur

IDME 2026 di Sleman berlangsung meriah. Warga memadati Sleman City Hall untuk melihat parade TNI-Polri, alutsista, kendaraan militer, atraksi Kopasgat, hingga bendera Merah Putih sepanjang 281 meter. (FOTO: Mustika A/jogjabanget)
SLEMAN, jogjabanget.id - Antusiasme warga memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terlihat di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kawasan Sleman City Hall hingga Lapangan Denggung dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan Independence Day Military Expo (IDME) 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 20–23 Agustus 2026 ini menghadirkan pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), kendaraan taktis, parade pasukan, hingga berbagai atraksi dari unsur TNI dan Polri.
Sejak rangkaian acara dimulai, masyarakat tampak memenuhi sejumlah titik untuk menyaksikan parade pasukan yang bergerak dari kawasan Kantor Bupati dan DPRD Sleman menuju Sleman City Hall.
Iring-iringan personel TNI, Polri, serta unsur pendukung lainnya menjadi perhatian warga yang berdiri di sepanjang jalur parade.
Suasana semakin meriah ketika personel Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara menampilkan simulasi penyelamatan tamu VIP.
Atraksi tersebut memperlihatkan ketangkasan dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat. Aksi kemudian ditutup dengan pengibaran bendera Merah Putih berukuran raksasa dari atas gedung.
Momen tersebut langsung disambut sorak-sorai dan tepuk tangan masyarakat.
Anak-Anak Antusias Naik Kendaraan Militer
Tak hanya menyaksikan parade dan atraksi, pengunjung juga dapat melihat dari dekat berbagai kendaraan militer dan perlengkapan alutsista yang dipamerkan.
Sejumlah kendaraan bahkan dibuka untuk masyarakat sehingga pengunjung bisa merasakan langsung pengalaman berada di dalam kendaraan tempur.
Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling antusias. Mereka tampak bersemangat menaiki kendaraan militer sekaligus mengenal lebih dekat perlengkapan TNI yang selama ini hanya mereka lihat melalui televisi maupun layar gawai.
Salah seorang warga Sleman, Wulan Dwi Agustina, sengaja datang bersama suami dan anaknya. Ia mengatakan, kunjungannya tidak sekadar untuk menikmati pameran, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif bagi anak.
“Selain pameran, kami juga sambil mengedukasi anak-anak. Ada kendaraan dan pameran TNI, sekaligus mengenalkan mereka dengan komunitas yang ada di Yogyakarta,” ujar Wulan, Jumat (21/8/2026).

Wulan berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin dengan melibatkan lebih banyak komunitas masyarakat.
Hal serupa disampaikan Sri Lestari, warga Sleman yang datang bersama anak dan keluarganya setelah mengetahui informasi IDME 2026 melalui media sosial.
Menurut Sri, parade pasukan, polisi cilik, hingga berbagai pameran membuat anaknya antusias. Bahkan, anaknya yang baru pertama kali mengikuti kegiatan semacam itu terlihat berani menikmati suasana.
“Senang banget. Tadi lihat yang ada gambar-gambarnya, polisi cilik, kemudian parade. Anak saya malah tidak takut, ternyata suka,” kata Sri.
Sri menilai IDME 2026 menjadi kegiatan yang menarik bagi keluarga karena tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkenalkan dunia TNI dan Polri kepada anak-anak.
TNI: Bentuk Pertanggungjawaban kepada Rakyat
Sementara itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan IDME digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat alutsista TNI serta melihat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat.
“Harapannya, inilah bentuk pertanggungjawaban TNI kepada rakyat, TNI bersama dengan rakyat,” ujar Yuniar.
IDME 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Agustus. Selain parade dan atraksi, masyarakat dapat menikmati pameran, berfoto bersama personel TNI dan Polri, serta melihat langsung berbagai alutsista yang dipamerkan.
Salah satu yang menarik perhatian dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah bendera Merah Putih sepanjang 281 meter.
Yuniar menjelaskan, panjang bendera tersebut memiliki makna khusus karena berkaitan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Ini bendera Merah Putih sepanjang 281 meter. Ini spesial. Kita ada 481 meter, tetapi kali ini 281 meter. Yang kemarin 481 meter di Malioboro, kemudian besok hari Sabtu 481 meter di Pantai Parangtritis. Angka 81 artinya HUT Republik Indonesia yang ke-81,” jelasnya.
Perpaduan pameran alutsista, parade pasukan, atraksi lapangan, serta keterlibatan masyarakat membuat IDME 2026 menjadi salah satu magnet perayaan kemerdekaan di Sleman.
Kegiatan ini sekaligus membuka ruang interaksi antara masyarakat dengan TNI dan Polri dalam suasana yang edukatif, rekreatif, dan penuh semangat kemerdekaan.


