Sri Sultan Hamengku Buwono X
Sri Sultan Serahkan 46 Sertifikat Huntap Warga Merapi, Titip Pesan Jaga Alam dan Dorong Kopi Jadi Alternatif Penghasilan
Sebanyak 46 sertifikat SHM huntap warga terdampak erupsi Merapi 2010 di Kepuharjo dan Umbulharjo, Cangkringan, diserahkan Sri Sultan HB X. Warga diminta menjaga sertifikat, lingkungan Merapi, dan mengembangkan kopi sebagai alternatif penghasilan.
BACA SELENGKAPNYA
Tradisi HB IX Berlanjut, Sri Sultan Bantu Mahasiswa NTT Terdampak Gempa agar Tetap Kuliah di Jogja
Pemda DIY menyalurkan bantuan untuk masyarakat dan mahasiswa NTT terdampak gempa. Sekitar 545 mahasiswa NTT di Yogyakarta terdata terdampak dan mendapat dukungan pangan serta keringanan biaya pendidikan.
BACA SELENGKAPNYA
Bendera Merah Putih Dikibarkan hingga Dikirab ke Kepatihan, Begini Khidmatnya HUT RI di Yogyakarta
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gedung Agung Yogyakarta berlangsung khidmat. Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya merawat kemerdekaan melalui kedaulatan, keadilan dan kemakmuran.
BACA SELENGKAPNYA
HB IX dan Filosofi Janma Limpad Seprapat Tamat, Sri Sultan: Bukan Karena Tahu Segalanya
Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai keteladanan HB IX masih relevan bagi generasi muda. Pesan itu disampaikan saat peluncuran buku Tahta, Darma, dan Karsa.
BACA SELENGKAPNYASri Sultan HB X Terima Tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Keraton Kilen, Bahas Kepercayaan Publik hingga Persatuan Bangsa
Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima silaturahmi tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Keraton Kilen. Pertemuan membahas penguatan kepercayaan publik, akuntabilitas pemerintahan, penegakan hukum, hingga persatuan bangsa menjelang HUT Kemerdekaan RI.
BACA SELENGKAPNYAINACRAFT Festival 2026 Resmi Digelar di Yogyakarta, Libatkan Ratusan Perajin dan 10 Negara
INACRAFT Festival 2026 untuk pertama kalinya digelar di Yogyakarta. Mengusung tema Hamemayu Hayuning Bawana, festival ini menjadi ajang promosi industri kerajinan nasional sekaligus membuka peluang pasar global bagi UMKM Indonesia.
BACA SELENGKAPNYA
Tanpa Iring-iringan Gunungan, Garebeg Besar Keraton Disederhanakan dan Tetap Jaga Nilai Sakral Tradisi
Keraton Yogyakarta akan menggelar Hajad Dalem Garebeg Besar 1447 H pada 27 Mei 2026 dengan prosesi yang disederhanakan sesuai dhawuh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Meski tanpa gunungan keluar keraton, nilai sakral dan esensi sedekah raja tetap dijaga.
BACA SELENGKAPNYASri Sultan Serahkan 46 Sertifikat Huntap Warga Merapi, Titip Pesan Jaga Alam dan Dorong Kopi Jadi Alternatif Penghasilan
Pameran MENEROKA Agung Suhartanto Tampilkan 100 Karya Batik, Ajak Pengunjung Menjelajah Elemen Nusantara

Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia di Rumahnya Mantrijeron, Dunia Teater Yogyakarta Berduka

