jogjabanget.id

Garuda Yaksa Seberat 55 Kg Meriahkan HUT ke-81 RI di Stasiun Yogyakarta, Bikin Penumpang Terpukau

Penampilan Garuda Yaksa seberat 55 kilogram memeriahkan HUT ke-81 RI di Stasiun Yogyakarta, Senin (17/8/2026). KAI juga menghadirkan musik, lomba 17 Agustus, hingga pembentangan bendera. (dok. aroel M)

Penampilan Garuda Yaksa seberat 55 kilogram memeriahkan HUT ke-81 RI di Stasiun Yogyakarta, Senin (17/8/2026). KAI juga menghadirkan musik, lomba 17 Agustus, hingga pembentangan bendera. (dok. aroel M)

Author
Redaksi
23 Agustus 20263 menit baca

YOGYAKARTA, jogjabanget.id - Suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stasiun Yogyakarta, Senin (17/8/2026), berlangsung meriah. 

Salah satu atraksi yang mencuri perhatian penumpang adalah penampilan Garuda Yaksa berukuran besar yang dibawakan tim tari Daop 6 Yogyakarta.

Garuda Yaksa tersebut tampil di tengah aktivitas penumpang yang memadati Stasiun Yogyakarta selama momentum libur panjang peringatan kemerdekaan. Atraksi itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bernuansa nasionalisme yang digelar di area Daop 6 Yogyakarta.

Tim Leader Tari Daop 6 Yogyakarta, Tri Setyo Cahyono, mengatakan Garuda Yaksa yang dibawakan dalam pertunjukan tersebut memiliki bobot sekitar 55 kilogram.

"Beratnya 55 kilo. Latihannya dari jam 09.00 sampai jam 12.00, kurang lebih tiga jam," ujar Tri.

Menurut Tri, penampilan di Stasiun Yogyakarta pada momen HUT ke-81 RI menjadi pengalaman tersendiri. Sebab, sebelumnya tim tersebut lebih banyak tampil di lokasi lain.

"Di stasiun baru pertama kali. Sebelumnya tiga kali," katanya.

Tri menjelaskan, pertunjukan Garuda Yaksa Sang Wahana Daya Pertiwi merupakan kreasi baru yang dikembangkan Yayasan Tari Siswa Among Beksa Keraton Yogyakarta.

Dalam konsep tari tersebut, Garuda Yaksa digambarkan sebagai kendaraan Sri Sultan yang dikawal prajurit Langen Kusumo putri serta prajurit Suma Atmojo.

"Ceritanya ini menggambarkan Garuda Yaksa itu kendaraan yang dipakai Sri Sultan yang dikawal sama prajurit Langen Kusumo yang putri, prajurit cowok Suma Atmojo," jelas Tri.

Dia menambahkan, karya tersebut dibuat sebagai pertunjukan baru untuk kegiatan Porsenika KAI yang digelar dua tahunan. Garuda Yaksa juga menjadi salah satu karya yang menjadi hak cipta Daop 6 Yogyakarta.

"Jadi ini Garuda Yaksa Sang Wahana Daya Pertiwi itu ciptaan baru dan menjadi hak cipta Daop 6 Yogyakarta," terangnya.

Tri mengatakan timnya memiliki empat properti Garuda Yaksa dengan warna berbeda, yakni kuning, hijau, biru, dan ungu. Untuk penampilan kali ini, Garuda Yaksa berwarna kuning dipilih menyesuaikan identitas Daop 6 yang menggunakan warna kuning emas.

"Filosofi enggak ada. Cuma kebetulan dari pusat untuk Porsenika khusus Doep Anum itu identik dengan kostum kuning, kuning emas. Jadi kebetulan kita juga pakai emas," bebernya.

Paduan suara UAJY Stasiun.jpg

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan penampilan Garuda Yaksa merupakan salah satu atraksi yang disiapkan untuk memeriahkan HUT ke-81 RI sekaligus menghibur penumpang di Stasiun Yogyakarta.

Selain pertunjukan tersebut, KAI juga menghadirkan Harmonica Band dari Daop 6 serta paduan suara yang berkolaborasi dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

"Kita juga menghadirkan penampilan Harmonica Band dari Daop 6. Kita juga menghadirkan performance dari Garuda Yaksa, itu merupakan tim tari dari Daop 6 yang baru memenangkan juara satu lomba perkusi kereta api tingkat nasional," jelas Feni.

KAI juga menggelar pembentangan bendera merah putih sepanjang 20 meter di Terowongan 3. Rangkaian kegiatan tersebut ditujukan untuk membangun suasana perayaan kemerdekaan bersama penumpang maupun petugas kereta api.

"Ini untuk memberikan semangat karena ada juga solidaritas kepada penumpang dan juga para petugas kereta api," imbuhnya.

Tak hanya pertunjukan seni, penumpang juga diajak mengikuti berbagai perlombaan khas 17 Agustus, seperti lomba makan kerupuk dan memasukkan paku ke dalam botol. Kegiatan tersebut terbuka bagi penumpang, khususnya pengguna aplikasi KAI.

Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang, KAI juga melakukan penyesuaian operasional dengan menambah formasi pada rangkaian KA Sancaka dan KA Progo serta mengoperasikan kereta fakultatif Batavia dan Sancaka.

"Karena ini kan long weekend juga. Jadi banyak masyarakat yang memanfaatkan momen 17 Agustus ini yang bertepatan dengan long weekend untuk berlibur ke Yogyakarta," tandasnya.