YOGYAKARTA, jogjabanget.id - Suasana nostalgia terasa kental di Lodji Paris, Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Pasar Kangen Syawalan 2025 yang digelar mulai 23 Maret hingga 5 April 2025 sukses menarik perhatian warga dan wisatawan.
Mengusung tema Syawalan, pasar tematik ini menghadirkan beragam jajanan tradisional, buku lawas, barang antik, hingga produk suvenir yang membawa pengunjung bernostalgia ke masa lalu.
Salah satu pengunjung, Febri dan Irma, mengaku tertarik datang karena lokasi yang dekat serta konsepnya yang unik.
“Pertama kali ke sini, seru banget. Tadi keliling ada makanan, buku, sama tenan unik. Rasanya kayak masuk museum zaman dulu,” ujar Febri kepada jogjabanget, Kamis (26/3/2026).
Hal serupa disampaikan Irma yang lebih tertarik pada kuliner tradisional. “Suka makanannya, kayak kue putu dan jajanan jadul lainnya. Tempatnya juga berasa tempo dulu,” katanya.
Pasar Kangen sendiri merupakan pasar budaya yang sudah ada sejak 2007, diprakarsai oleh Ong Hariwahyu bersama para seniman Yogyakarta.
Ong menjelaskan, kehadiran Pasar Kangen di Lodji Paris menjadi momen spesial karena sekaligus mengawali pembukaan lokasi tersebut sebagai destinasi baru.
“Ini kebetulan momennya Syawalan dan banyak wisatawan di Jogja, jadi kita hadirkan Pasar Kangen di sini. Ternyata responsnya luar biasa ramai,” jelasnya.
Sebanyak 68 stan turut meramaikan pasar ini, mulai dari kuliner hingga produk UMKM. Menurut Ong, tingginya minat belanja masyarakat menunjukkan geliat ekonomi tetap berjalan meski kondisi sedang menantang.
Sementara itu, pengelola Lodji Paris, Eri Prakoso, menyebut bangunan tersebut merupakan rumah lama yang telah lama terbengkalai sebelum akhirnya dihidupkan kembali.
“Lodji itu artinya rumah besar, Paris itu Parangtritis. Jadi ini rumah besar di Jalan Parangtritis. Kami hanya merapikan dan mengecat untuk melestarikan bangunan lama,” jelasnya.
Ke depan, Lodji Paris tidak hanya menjadi lokasi usaha, tetapi juga ruang kegiatan sosial dan budaya. Mulai dari pameran seni, senam warga, hingga aktivitas komunitas akan rutin digelar di tempat ini.
Melalui kolaborasi dengan Pasar Kangen, Lodji Paris diharapkan menjadi destinasi wisata baru di Jogja bagian selatan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
