jogjabanget.id

143 Jemaah Haji Khusus Diberangkatkan dari YIA, Diminati karena Fasilitas Nyaman

Sebanyak 143 jemaah haji khusus diberangkatkan dari YIA. Fasilitas nyaman dan antrean lebih cepat menjadi alasan utama, meski biaya mencapai Rp260 juta per orang. (dok. jogjabanget)

Sebanyak 143 jemaah haji khusus diberangkatkan dari YIA. Fasilitas nyaman dan antrean lebih cepat menjadi alasan utama, meski biaya mencapai Rp260 juta per orang. (dok. jogjabanget)

Author
Redaksi
6 Mei 2026

KULON PROGO, jogjabanget.id - Sebanyak 143 jemaah haji khusus diberangkatkan melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Selasa (5/5/2026). 

Program haji khusus ini kian diminati masyarakat karena menawarkan fasilitas lebih nyaman serta waktu tunggu yang relatif lebih singkat dibandingkan haji reguler.

Direktur Operasional PT Nur Ramadan Internasional, Hamzah, menyampaikan total jemaah yang diberangkatkan tahun ini mencapai 324 orang, dengan sebagian besar berkumpul melalui berbagai daerah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Dari total 324 jemaah, sebanyak 143 berangkat dari YIA. Mereka nantinya akan berkumpul di Bandara Soekarno-Hatta sebelum terbang bersama ke Arab Saudi,” jelas Hamzah.

Menurutnya, haji khusus memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari masa tunggu sekitar 6–7 tahun hingga fasilitas premium seperti hotel bintang lima yang dekat dengan Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

“Fasilitasnya lebih nyaman, mulai dari hotel bintang lima hingga maktab VIP saat puncak ibadah di Arafah, Mina, dan Muzdalifah,” ujarnya.

Selain itu, durasi pelaksanaan ibadah haji khusus juga lebih singkat, yakni sekitar 28 hari, dengan rangkaian persiapan yang matang seperti manasik, pemeriksaan kesehatan, serta pembekalan fisik dan mental.

Biaya haji khusus sendiri berkisar antara 17.500 hingga 18.000 dolar AS atau sekitar Rp260 juta per orang, tergantung paket layanan yang dipilih.

Meski demikian, Hamzah memastikan kenaikan biaya operasional seperti avtur tidak dibebankan kepada jemaah.

“Kami tidak membebankan kenaikan avtur kepada jemaah, itu menjadi tanggungan kami sebagai penyelenggara,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan tren minat terhadap haji khusus terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat serta panjangnya antrean haji reguler.

“Pendaftar harian meningkat cukup signifikan, bisa mencapai 50 hingga 75 persen dibanding sebelumnya,” jelasnya.

WhatsApp Image 2026-05-06 at 19.53.37 (1).jpeg

Salah satu calon jemaah, Sovia Rara, mengaku memilih jalur haji khusus karena ingin mendapatkan kenyamanan lebih, terutama saat membawa orang tua yang sudah lanjut usia.

“Karena antriannya lebih cepat dan fasilitasnya lebih nyaman, apalagi saya membawa orang tua,” ungkap Sovia.

Ia juga mengaku bersyukur bisa berangkat tahun ini, meski awalnya dijadwalkan berangkat tahun depan.

“Harusnya tahun depan, tapi alhamdulillah bisa maju tahun ini. Senang sekali,” katanya.

Untuk persiapan, Sovia rutin melakukan latihan fisik ringan seperti berjalan kaki setiap pagi serta memperdalam doa-doa yang akan dipanjatkan saat puncak ibadah haji.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, haji khusus menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji lebih cepat dengan fasilitas yang lebih nyaman, meski harus menyiapkan biaya yang cukup besar.

143 Jemaah Haji Khusus Diberangkatkan dari YIA, Diminati karena Fasilitas Nyaman — jogjabanget.id